Mungkin banyak yang masih bingung gimana caranya supaya bisa menggunakan software musik di komputer dengan midi controller. Skema : Controller-usb cable (biasanya menggunakan kabel usb 2.0 yang biasa dipakai printer) komputer dengan DAW (digital audio workstation) seperti nuendo, reason, fl studio. Biasanya controller memiliki installer yang bisa di download atau dari paket cd waktu pembelian, misalnya yang saya pakai M-Audio Oxygen , saya download langsung dari websitenya supaya dapet latest update software/drivernya.
Nah kalo itu udah terinstall tinggal step berikutnya, yaitu bagaimana controller bisa dipakai dalam sebuah software DAW. Saya jelasin dari yang paling simple yaitu DAW nuendo/cubase. Kalo di nuendo/cubase versi apapun, biasanya controller dengan sendirinya kedetect, gausah pake disetting2 lagi.
Caranya : buka nuendo ---> klik file ---> newproject ---> empty/default tergantung pemakaian ---> pilih folder untuk project ---> klik ok---> window project sudah terbuka ---> tekan f11 pilih vst yang mau dipakai, misalnya EZ Drummer (software untuk drum machine) ---> Vst sudah aktif skrg tinggal klik kanan pilih add midi track ---> pindahkan kursor ke track midi yang baru aja dibuat ---> di sebelah kiri ada kotak pilihan MIDI, midi insert, midi fader, note pad dan quick controls yang memanjang kebawah ---> pilih yang paling atas yaitu MIDI 01 (kalo lo baru buat satu track midi tulisannya akan begitu) ---> ubah input dan output dibawah, biasanya disitu normalnya di input : All midi inputs dan di output : GM Device ---> Input dirubah ke controller misalnya kalo punya saya oxygen 61 dan output dirubah ke EZ DRUMMER (klao pilihan vstnya ini jadi tergantung vst). Kalo tahap2nya sudah benar pasti controller akan terintegrasi dengan vst karena sudah dipilih input dan outputnya. Disini kita juga bisa menambah track midi sesuai kebutuhan tapi dengan satu controller dan output vst yang berbeda.
Nah kalo itu udah terinstall tinggal step berikutnya, yaitu bagaimana controller bisa dipakai dalam sebuah software DAW. Saya jelasin dari yang paling simple yaitu DAW nuendo/cubase. Kalo di nuendo/cubase versi apapun, biasanya controller dengan sendirinya kedetect, gausah pake disetting2 lagi.
Caranya : buka nuendo ---> klik file ---> newproject ---> empty/default tergantung pemakaian ---> pilih folder untuk project ---> klik ok---> window project sudah terbuka ---> tekan f11 pilih vst yang mau dipakai, misalnya EZ Drummer (software untuk drum machine) ---> Vst sudah aktif skrg tinggal klik kanan pilih add midi track ---> pindahkan kursor ke track midi yang baru aja dibuat ---> di sebelah kiri ada kotak pilihan MIDI, midi insert, midi fader, note pad dan quick controls yang memanjang kebawah ---> pilih yang paling atas yaitu MIDI 01 (kalo lo baru buat satu track midi tulisannya akan begitu) ---> ubah input dan output dibawah, biasanya disitu normalnya di input : All midi inputs dan di output : GM Device ---> Input dirubah ke controller misalnya kalo punya saya oxygen 61 dan output dirubah ke EZ DRUMMER (klao pilihan vstnya ini jadi tergantung vst). Kalo tahap2nya sudah benar pasti controller akan terintegrasi dengan vst karena sudah dipilih input dan outputnya. Disini kita juga bisa menambah track midi sesuai kebutuhan tapi dengan satu controller dan output vst yang berbeda.



